Sumsel

Suporter Sriwijaya FC Geruduk Kantor Sekretariat, Tuntut Kejelasan Nasib Tim dan Gaji Pemain

Deni Hermawan | 11 Desember 2024, 19:00 WIB
Suporter Sriwijaya FC Geruduk Kantor Sekretariat, Tuntut Kejelasan Nasib Tim dan Gaji Pemain

AKURAT.CO SUMSEL Puluhan suporter setia Sriwijaya FC menggeruduk kantor sekretariat klub di Komplek Ruko PS Mall Palembang, Rabu (11/12/2024) untuk menyampaikan protes terkait kondisi klub yang terancam degradasi ke Liga 3 Indonesia.

Dalam aksi tersebut, tiga kelompok suporter yang tergabung dalam Aliansi Pecinta (AP) Sriwijaya FC mengungkapkan keprihatinan mereka atas keterpurukan yang dialami klub, termasuk masalah gaji pemain yang belum dibayarkan.

Qusoi, perwakilan dari kelompok suporter, menyatakan bahwa kedatangan mereka ke kantor manajemen Sriwijaya FC bertujuan untuk mengajak pihak manajemen duduk bersama dan membahas masa depan Laskar Wong Kito.

"Kami ingin ada kejelasan. Kami mengajak manajemen untuk duduk satu meja dan membahas nasib Sriwijaya FC," ujar Qusoi, yang juga merupakan Capo Tifosi Ultras Palembang.

Baca Juga: Sah! UMP Sumsel 2025 Naik 6,5 Persen, Ini Besarannya

Para suporter merasa semakin khawatir dengan kabar yang beredar bahwa pemain Sriwijaya FC kompak menolak bermain karena tunggakan gaji yang belum dibayar.
Mereka juga memperingatkan bahwa jika masalah ini tidak segera diselesaikan, tim akan terancam mundur dari Liga 2, yang otomatis akan menyebabkan degradasi ke Liga 3.

Dalam aksi orasi tersebut, suporter menyampaikan tujuh poin tuntutan kepada manajemen Sriwijaya FC, antara lain:

1. Segera membayar tunggakan gaji pemain, pelatih, dan official.
2. Meminta pertanggungjawaban manajemen atas kegagalan klub musim ini dan transparansi pendapatan dari sponsor.
3. Meminta pembenahan menyeluruh di tubuh klub yang terancam degradasi.
4. Membuat perencanaan terkait komposisi pemain dalam jendela transfer liga 2 pada Desember 2024 hingga Januari 2025.
5. Memberikan tenggat waktu 1x24 jam untuk menyelesaikan masalah pembayaran gaji.
6. Jika tidak ada penyelesaian dalam waktu tersebut, manajemen diminta mundur secara terhormat.
7. Menyelesaikan poin 2-4 selambat-lambatnya pada 18 Desember 2024.

Aksi suporter ini menjadi panggilan bagi manajemen Sriwijaya FC untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi krisis yang sedang dihadapi klub dan memastikan kelangsungan tim di Liga 2. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto