Air Sungai Naik Signifikan, BBWS Intensifkan Pemantauan

AKURAT.CO SUMSEL Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) dalam beberapa hari terakhir berdampak pada kenaikan tinggi muka air (TMA) di sejumlah sungai besar. Meski belum berada pada level mengkhawatirkan, warga yang bermukim di bantaran sungai diminta tetap meningkatkan kewaspadaan.
Berdasarkan pemantauan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII melalui sejumlah pos pengamatan, tercatat ada dua titik yang mengalami kenaikan signifikan, yakni di aliran Sungai Musi dan Sungai Komering.
Kepala Tim Pelaporan Monitoring dan Evaluasi WRDC dan Sisda BBWS Sumatera VIII, Akson Nurhanafi, mengatakan kenaikan TMA terjadi dalam beberapa hari terakhir seiring tingginya curah hujan di wilayah hulu maupun tengah Sumatera Selatan.
“Memang ada peningkatan di dua pos pengamatan, namun secara umum kondisinya masih dalam kategori aman,” ujar Akson, Selasa (17/2/2026).
Di Sungai Musi, tepatnya pada Pos AWLR Sekanak, tinggi muka air tercatat mencapai 3,72 meter. Angka tersebut menunjukkan kenaikan dibandingkan kondisi normal yang berada di kisaran 1–2 meter. Meski demikian, ketinggian air masih berada di bawah batas tanggul yang mencapai 4,10 meter.
Baca Juga: Terpuruk di Dasar Klasemen, Iwan Setiawan Tetap Puji Keberanian Skuad Muda Sriwijaya FC
Sementara itu, di Sungai Komering pada Pos AWLR Sungai Dua, TMA terpantau berada di angka 5,9 meter. Kenaikan ini disebut sebagai dampak langsung dari intensitas hujan yang merata dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Akson, hingga saat ini belum ada laporan luapan air yang mengakibatkan banjir di kawasan permukiman. Namun, potensi kenaikan lanjutan tetap terbuka apabila curah hujan tinggi kembali terjadi.
“Kami terus melakukan pemantauan berkala. Jika hujan dengan intensitas tinggi kembali turun, tentu ada kemungkinan debit air bertambah,” jelasnya.
BBWS Sumatera VIII juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Musi dan Komering, agar tidak lengah. Warga diminta memperhatikan informasi resmi terkait perkembangan kondisi sungai serta segera melapor apabila terjadi perubahan signifikan di lingkungan sekitar.
Kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dalam beberapa hari ke depan membuat kesiapsiagaan menjadi kunci. Pemerintah berharap masyarakat tetap tenang, namun waspada terhadap dinamika tinggi muka air yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









