Sumsel

Belanja Makanan Masih 53 Persen, Namun Nonmakanan Kembali Tumbuh di 2025

Kurnia | 17 Februari 2026, 21:00 WIB
Belanja Makanan Masih 53 Persen, Namun Nonmakanan Kembali Tumbuh di 2025

AKURAT.CO SUMSEL Struktur pengeluaran masyarakat Provinsi Sumatera Selatan pada 2025 menunjukkan sinyal pergeseran menarik. Meski konsumsi makanan masih mendominasi, porsi belanja nonmakanan mulai kembali meningkat, mengindikasikan adanya ruang perbaikan daya beli rumah tangga.

Data periode 2023–2025 mencatat rata-rata pengeluaran per kapita per bulan warga Sumatera Selatan pada 2025 sebesar Rp1.283.538. Angka ini sedikit turun dibandingkan 2024 yang mencapai Rp1.289.001, namun masih lebih tinggi dari 2023 sebesar Rp1.209.986.

Secara nominal, kondisi tersebut menggambarkan daya beli yang relatif stabil dalam tiga tahun terakhir, meski diwarnai fluktuasi akibat dinamika harga barang dan jasa.

Pada 2025, porsi pengeluaran untuk makanan tercatat sebesar 53,86 persen dari total belanja rumah tangga. Angka ini memang turun dibandingkan 2024 yang sempat menyentuh 55,20 persen, tetapi masih menunjukkan bahwa kebutuhan dasar tetap menjadi prioritas utama.

Kelompok makanan dan minuman jadi, padi-padian, serta rokok dan tembakau masih menjadi kontributor terbesar dalam struktur konsumsi makanan masyarakat.

Baca Juga: Ciptakan Keamanan Jelang Ramadan, Polrestabes Palembang Sita Puluhan Botol Miras dalam Operasi Pekat Musi 2026

Dominasi belanja makanan mencerminkan bahwa sebagian besar pendapatan rumah tangga masih difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.

Sinyal Perbaikan dari Nonmakanan

Menariknya, pada 2025 porsi pengeluaran nonmakanan meningkat menjadi 46,14 persen, setelah sempat turun ke 44,80 persen pada 2024. Kenaikan ini menjadi indikator adanya pergeseran alokasi belanja ke sektor di luar kebutuhan dasar.

Dalam kelompok nonmakanan, pengeluaran terbesar masih berasal dari sektor perumahan dan fasilitas rumah tangga. Meski demikian, proporsinya cenderung menurun dari 25,29 persen pada 2023 menjadi 24,09 persen pada 2025.

Sementara itu, subkelompok aneka barang dan jasa menunjukkan kenaikan yang cukup konsisten. Porsinya meningkat dari 10,31 persen pada 2023 menjadi 11,17 persen pada 2025. Hal ini menandakan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan penunjang kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: LRT Sumsel Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Gerbong Selama Ramadan 2026, Ini Syaratnya

Tak hanya itu, belanja untuk pajak, pungutan, dan asuransi juga mengalami tren kenaikan. Fenomena ini mencerminkan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kewajiban administrasi serta kesadaran terhadap perlindungan sosial.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia