Lolos dari Tarif 19 Persen, Ekspor Karet Sumsel Tetap Aman ke Amerika

AKURAT.CO SUMSEL Kabar baik datang bagi pelaku usaha karet alam di Sumatra Selatan (Sumsel). Komoditas andalan daerah ini dipastikan tidak terkena tarif impor Amerika Serikat (AS), meski kedua negara menyepakati kebijakan tarif dagang baru untuk sejumlah produk.
Ketua Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumsel, Alex K Eddy, mengatakan karet alam termasuk dalam daftar komoditas yang dikecualikan dari pengenaan tarif oleh pemerintah AS.
“Komoditas karet alam tidak dikenakan bea masuk. Ini tentu menjadi kabar positif bagi eksportir,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Amerika Serikat selama ini menjadi salah satu pasar utama karet alam Indonesia. Industri manufaktur ban di Negeri Paman Sam merupakan pengguna terbesar bahan baku tersebut. Dengan tidak adanya bea masuk tambahan, arus ekspor dari Sumsel diharapkan tetap stabil.
Baca Juga: 7 Daerah di Palembang yang Rawan Macet Saat Sore Hari Jelang Buka Puasa
Namun, Alex mengingatkan bahwa pembebasan tarif bukan berarti tanpa tantangan. Menurutnya, dinamika ekonomi AS tetap menjadi faktor penentu terhadap tingkat permintaan.
“Kalau pertumbuhan ekonomi AS bergerak positif, kebutuhan ban meningkat, otomatis permintaan karet ikut terdorong,” jelasnya.
Meski tidak terkena tarif, sektor karet tetap berpotensi terdampak kebijakan dagang secara tidak langsung. Jika industri manufaktur di AS mengalami tekanan akibat kebijakan perdagangan lain, permintaan terhadap bahan baku, termasuk karet alam, bisa ikut terpengaruh.
Artinya, stabilitas ekspor karet tak hanya bergantung pada bebas tarif, tetapi juga pada kesehatan industri pengguna di negara tujuan.
Di sisi lain, Indonesia bukan satu-satunya negara yang memperoleh fasilitas bebas tarif. Negara produsen karet lain seperti Vietnam dan Thailand juga mendapatkan perlakuan serupa untuk pasar AS.
Kondisi ini membuat persaingan harga dan kualitas tetap menjadi faktor krusial.
“Negara lain juga mendapat kebebasan yang sama. Jadi, keunggulan tetap harus dibangun lewat daya saing dan kualitas produk,” tegas Alex.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








