Air Bersih Tak Mengalir Dua Pekan, Warga Tiga Putri Keluhkan Kinerja PDAM Tanjung Enim

AKURAT.CO SUMSEL Warga Perumahan Tiga Putri, BTN Midangan Desa Keban Agung, serta kawasan Air Paku mengeluhkan kinerja PDAM Tanjung Enim.
Pasalnya, hampir dua pekan air bersih dari PDAM tidak mengalir, sehingga warga terpaksa membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Leni (34), salah satu warga Tiga Putri, menyatakan kekesalannya terhadap pelayanan PDAM yang tidak kunjung memperbaiki aliran air.
"Sudah hampir dua minggu air PDAM tak kunjung mengalir, dari sebelum banjir, saat banjir, hingga sekarang, setetes pun belum mengalir," ungkap Leni dengan nada kesal, Kamis (30/5/2024).
Leni dan beberapa warga lain harus membeli air bersih hampir setiap tiga hari sekali. Hal ini sangat memberatkan, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan terbatas.
"Hampir tiga hari sekali kami membeli air. Kalau sesekali tidak apa-apa, tapi kalau harus beli terus, terus terang itu memberatkan kami," tambahnya.
Baca Juga: Jokowi Minta Polri Tidak Tutupi Kasus VIna Cirebon
Senada dengan Leni, warga Tiga Putri lainnya, Herry (37) turut mempertanyakan kinerja PDAM Tanjung Enim. Menurutnya, masalah ini bukan hanya terjadi saat banjir, tetapi sering terjadi, bahkan saat kondisi normal.
"Kalau ada musibah banjir kemarin, kami maklum jika air tidak mengalir, mungkin ada alat di intake yang rusak. Tapi ini sudah sering sekali terjadi, banjir tidak banjir sama saja, dan ini yang terlama, hampir dua pekan tidak hidup. Sementara masyarakat sangat butuh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," kata Herry.
Herry berharap PDAM segera mengalirkan air bersih yang sangat dibutuhkan warga. Ia juga mengingatkan PDAM untuk tidak terus-menerus memberikan janji tanpa realisasi.
"Jika tidak kunjung dialirkan, masyarakat mungkin akan beramai-ramai mendatangi PDAM. PDAM jangan PHP terus, katanya akan hidup dan dialirkan tanggal sekian, tapi sampai sekarang tidak kunjung mengalir," pungkasnya. (Ika)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









