Mengenal Idul Adha: Hari Raya Kurban dengan Sejarah, Tradisi, dan Makna Istimewa

AKURAT.CO SUMSEL Idul Adha, atau Hari Raya Kurban adalah salah satu hari besar dalam kalender Islam yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Hari raya ini jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah, bulan terakhir dalam kalender Hijriah, dan bertepatan dengan puncak ibadah haji di Mekkah.
Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban, dan juga memperingati kesediaan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan putranya, Ismail, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah. Namun, sebelum pengorbanan terjadi, Allah menggantikannya dengan domba.
Sejarah Idul Adha
Kisah pengorbanan Nabi Ibrahim dan putranya Ismail merupakan inti dari perayaan Idul Adha. Saat itu, Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan putra tercintanya yaitu Ismail, sebagai bentuk ketaatan dan keikhlasan.
Namun, ketika Nabi Ibrahim siap untuk melaksanakan perintah tersebut, Allah SWT menggantikan Ismail dengan seekor domba.
Peristiwa inilah kemudian menjadi simbol ketaatan Nabi Ibrahim dan pengingat bagi umat Islam untuk selalu patuh kepada Allah SWT.
Idul Adha juga dikenal sebagai Hari Raya Haji, karena umat muslimin yang sedang melaksanakan ibadah haji sedang menunaikan haji utama yaitu wukuf di Arafah.
Baca Juga: Jutaan Pelanggan di Sumbagsel Terdampak Pemadaman Listrik Akibat Kerusakan Gardu Induk
Dan, untuk umat muslim yang belum mampu melaksanakan ibadah haji, diberi kesempatan untuk berkurban, yaitu dengan menyembelih hewan qurban sesuai syariat islam, sebagai simbol ketaatan dan kecintaan kita kepada Allah SWT. Jika ia juga mampu.
Tradisi Idul Adha
Shalat Idul Adha adalah hal pertama di lakukan untuk menyambut hari raya haji ini, shalat ini dilakukan pada pagi hari secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka. Dilanjutkan dengan khutbah disampaikan untuk mengingatkan jamaah tentang makna dan pentingnya Idul Adha.
Menyembelih hewan kurban, penyembelihan ini biasanya dilakukan setelah shalat Idul Adha.
Pastinya, proses ini dilakukan dengan tata cara yang sesuai dengan syariat Islam, termasuk memastikan hewan dalam kondisi sehat dan penyembelihan dilakukan dengan cara yang baik.
Biasanya penyembelihan ini dipimpin oleh tokoh Agama. Kemudian daging kurban tersebut dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan terutama kepada mereka yang membutuhkan sebagai simbol pentingnya solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Idul Adha juga menjadi momen untuk berkumpul dengan keluarga dan saudara. Banyak keluarga mengadakan jamuan makan bersama, di mana makanan khas Idul Adha seperti sate, gulai, rendang atau opor disajikan.
Makna Idul Adha
Idul Adha memiliki makna yang mendalam bagi umat Muslim. Perayaan ini adalah wujud kepatuhan dan keikhlasan kepada Allah. Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail mengajarkan tentang ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan.
Selain itu, Idul Adha juga merupakan kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan dan berbagi kebahagiaan dengan sesama, terutama bagi mereka yang kurang mampu. (MG/CC Sriyani Putri)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









