Sumsel

Kisah Persahabatan Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono yang Meninggal dalam Pendakian Maut Puncak Carstenz Papua

St Shofia Munawaroh | 3 Maret 2025, 09:35 WIB
Kisah Persahabatan Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono yang Meninggal dalam Pendakian Maut Puncak Carstenz Papua

AKURAT. CO SUMSEL- Sosok Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono ramai diperbincangkan publik setelah keduanya dikabarkan meninggal dalam pendakian maut Puncak Carstenz atau Puncak Jaya Papua.

Mereka dikabarkan meninggal dunia akibat serangan Acute Mountain Sickness (AMS) atau hipotermia saat perjalanan turun setelah berhasil summit di Puncak Carstenz Papua.

Baca Juga: Jelajah Sungai Musi Sambil Ngabuburit Bersama Ketek Wisata Palembang

Lilie dan Elsa mendaki Puncak Carstenz bersama Fiersa Besari dan 12 pendaki lainnya.

Lilie dan Elsa juga dikabarkan tergabung dalam misi Seven Summits dengan tujuan menaklukkan tujuh puncak gunung tertinggi di Indonesia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel Senin 4 Maret 2025, BMKG Prediksi 13 Wilayah Kembali Diguyur Hujan Petir

Pendakian ke Puncak Carstenz ini menjadi upaya mereka untuk menyelesaikan misi tersebut.

Cuaca buruk di puncak gunung dengan ketinggian 4.884 meter di atas laut (mdpl) diduga menjadi penyebab Lilie dan Elsa serta beberapa pendaki lainnya mengalami hipotermia.

Baca Juga: Pemerintah Turunkan Harga Tiket Pesawat Domestik Hingga 14% untuk Mudik Lebaran 2025

Lilie dan Elsa merupakan pendaki veteran yang usianya hampir 60 tahun.

Meski usianya jauh dari kata muda, namun mereka masih aktif melakukan pendakian gunung baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Baca Juga: Herman Deru Minta Dukungan Masyarakat Sumsel: Kami Hanya Manusia Biasa

Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono diketahui telah bersahabat selama 40 tahun.

Persahabatan mereka dimulai sejak bangku SMP dan berlanjut di bangku SMA.

Baca Juga: Harga CPO Naik, Sumsel Raup Pajak dan Bea Keluar Rp39,42 Miliar pada Januari 2025

Saat itulah mereka berdua mulai mendaki gunung bersama.

Namun, hubungan keduanya sempat terputus semasa kuliah.

Lilie Wijayanti alias Mamak Pendaki sibuk kuliah dan melanjutkan karier di Telkom.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Herman Deru Siapkan Open Bidding untuk ASN, Beri Peluang Karier di Pemprov

Sementara Elsa Laksono alias Mamak Gigi pindah melanjutkan kuliah kedokteran ke Jakarta.

Keduanya kembali bertemu saat media sosial mulai marak digunakan.

QBaca Juga: BMKG Prediksi Hujan Masih Mendominasi Sumsel pada Dasarian I Maret 2025

Menurut penuturan Mamak Pendaki di laman akun Instagramnya @mamakpendaki, Elsa Laksono alias si Mamak Gigi adalah sang pemrakarsa dua sahabat itu untuk kembali mendaki gunung. 

"Percaya atau tidak, Mak Gigi inilah biang kerok kami mendaki lagi. Saat itu dia berulang tahun ke 50, dan ketika ditanya mau hadiah apa? Jawabannya adalah hiking ke Gunung Semeru. Jadilah kami bersusah payah penuh drama mendaki Gunung Semeru dan gagal." tulisnya mengikuti unggahan video pendakian gunung bersama sang sahabat, Elsa pada 8 November 2024 lalu. 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.