Apple Belum Merilis MacBook M3 Diakhir Tahun 2023, Apa Alasannya? Simak Artikel Dibawah ini

AKURAT.CO SUMSEL MacBook yang selalu dinanti-nantikan oleh para penggemar setianya, perusahaan Apple belum terlihat akan merilis produknya yakni MacBook untuk kuartal akhir tahun 2023, MacBook merupakan salah satu produk yang sangat dinantikan oleh banyak pengguna.
Sebagaimana kutipan dari Sea.Mashable.com pada hari Kamis (19/10/2023), analis rantai pasokan Apple terkemuka Ming-Chi Kuo baru-baru ini memberikan informasi yang mengecewakan.
Seperti yang dia katakan, Apple berencana untuk mengosongkan inventarisnya hingga tahun depan sebelum meluncurkan produk baru. Meskipun penggemar MacBook mungkin kecewa dengan berita ini, ada sedikit optimisme.
Meskipun harus menunggu sedikit lebih lama untuk MacBook M3 yang sangat diantisipasi, Kuo mengumumkan bahwa Apple kedepannya akan mengeluarkan versi MacBook Terbaru dengan chipset M3 yang lebih canggih untuk meningkatkan penjualan secara signifikan.
Sebelumnya, dia bahkan skeptis tentang kemampuan chipset M3 untuk mencapai hal tersebut, terutama setelah permintaan untuk MacBook 15 inci menurun.
Keputusan ini disebabkan oleh dampak pandemi. Selama pandemi, penjualan Mac dan iPad melonjak sebagai akibat dari banyak orang yang terpaksa bekerja dari rumah dan membutuhkan perangkat berkualitas tinggi. Namun, saat dunia kembali normal, penjualan Apple tidak memenuhi ekspektasi.
Awalnya diumumkan MacBook M3 dirilis pada bulan Oktober, namun hal ini tidak terjadi. Para penggemar harus menunggu lebih lama dari yang diperkirakan.
Meskipun demikian, Mark Gurman dari Bloomberg mengatakan kabar yang baik dalam buletinnya, bahwa perusahaan Apple berencana akan merilis MacBook M3 Pro dan Air pada awal musim semi tahun 2024.
Sementara itu, kita mungkin harus menunggu lebih lama untuk MacBook M3. Semua peminat produk Apple dapat menunggu inovasi terbarunya ditahun yang akan mendatang. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









