Bandar Narkoba yang Tusuk Polisi Hingga Tewas Berhasil Ditangkap, Polisi Temukan 1 Kg Ganja dalam Penggerebekan di Lahat

AKURAT.CO SUMSEL Polisi berhasil menangkap bandar narkoba yang melakukan perlawanan terhadap aparatur kemanan negara hingga menyebabkan salah satu polisi meninggal dunia.
Operasi yang dipimpin oleh KBO Satnarkoba Iptu Muhamad ini dilakukan setelah pihak kepolisian mendapat informasi mengenai transaksi narkotika jenis ganja yang marak terjadi di daerah tersebut. Salah satu rumah terduga pelaku, Ebi, menjadi sasaran utama.
Namun, saat petugas mendekat, Ebi langsung membuka pintu rumahnya dan menyerang anggota polisi dengan senjata tajam jenis pisau.
Dua anggota lainnya, Bripka Kuntho Wibisono dan Brigadir Didit Prasetya, mengalami cedera berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Meski mengalami perlawanan sengit, petugas berhasil melumpuhkan pelaku dengan tembakan terukur di bagian kaki dan menangkap Ebi.
Selain Ebi, dua pelaku lain juga berhasil diamankan, beserta barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, yaitu satu tas ransel coklat berisi daun kering yang diduga narkotika jenis ganja dengan berat bruto 1.020 gram.
Baca Juga: Heroik, Satu Anggota Polisi Gugur dalam Penangkapan Bandar Narkoba di Lahat
Kombes Sunarto, Kabid Humas Polda Sumsel, mengungkapkan bahwa penggerebekan ini merupakan bagian dari upaya serius pihak kepolisian untuk memutuskan jaringan narkoba yang sudah meresahkan masyarakat. Polda Sumsel juga menegaskan komitmennya untuk terus mengusut tuntas peredaran narkotika di wilayah tersebut.
"Pengorbanan rekan kami yang gugur menjadi dorongan kuat untuk melawan peredaran narkoba di tanah air. Kami akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam jaringan narkoba ini," tegas Kombes Sunarto, Rabu (22/1/2025)
Diberitakan sebelumnya, tiga anggota Satres Narkoba Polres Lahat diserang oleh bandar narkoba saat melakukan penangkapan. Akibat serangan tersebut, Bripda Faras Nahbah Attalah meninggal dunia, sementara dua rekannya, Brigpol Didit Prasetyo dan Bripka Kunto Wibisono, mengalami luka parah dan dirawat di RS Besemah Pagaralam. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









