Ekonomi Sumsel 2025 Tumbuh 5,35 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Utama

AKURAT.CO SUMSEL Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan sepanjang 2025 menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan laju pertumbuhan kumulatif (c-to-c) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2010 menurut pengeluaran, ekonomi daerah ini tercatat tumbuh sebesar 5,35 persen secara tahunan.
Capaian tersebut mencerminkan daya tahan ekonomi Sumsel di tengah berbagai tantangan global, sekaligus menandakan aktivitas konsumsi dan investasi masih bergerak stabil.
Pengeluaran konsumsi rumah tangga menjadi kontributor terbesar dengan pertumbuhan konsisten di angka 4,91 persen sepanjang tahun. Stabilnya sektor ini menunjukkan tingkat daya beli masyarakat relatif terjaga dan tetap menjadi motor utama ekonomi daerah.
Sementara itu, konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) mengalami tren peningkatan signifikan. Dari 1,21 persen pada triwulan I, pertumbuhannya naik hingga mencapai 3,77 persen pada akhir tahun.
Berbeda dengan sektor lainnya, pengeluaran konsumsi pemerintah sempat mengalami kontraksi pada triwulan II sebesar -1,91 persen dan masih melemah di triwulan III. Namun, kondisi tersebut berangsur membaik dengan pertumbuhan positif 1,01 persen pada triwulan IV, sehingga secara tahunan tetap berada di zona ekspansif.
Baca Juga: Ditopang Pertumbuhan Ekonomi 5,35 Persen, Kemiskinan Sumsel Resmi Satu Digit
Pemulihan ini dinilai menjadi sinyal membaiknya realisasi belanja pemerintah menjelang akhir tahun.
Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau indikator investasi juga mencatat pertumbuhan stabil. Setelah berada di angka 2,21 persen pada awal tahun, investasi sempat menguat hingga 3,93 persen pada triwulan II sebelum ditutup di level 2,77 persen secara tahunan.
Pergerakan ini menandakan minat investasi di Sumsel masih terjaga dan berperan dalam menopang pertumbuhan ekonomi.
Secara triwulanan, ekonomi Sumsel tumbuh 5,22 persen pada triwulan I, meningkat menjadi 5,32 persen pada triwulan II, lalu sedikit melandai ke 5,28 persen di triwulan III. Memasuki triwulan IV, pertumbuhan kembali menguat hingga mencapai 5,35 persen.
Stabilnya pertumbuhan di kisaran lima persen menunjukkan fondasi ekonomi daerah cukup kuat, didukung konsumsi domestik dan aktivitas investasi.
Ke depan, menjaga daya beli masyarakat serta mendorong belanja pemerintah dan investasi dinilai menjadi kunci agar pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan tetap terakselerasi dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









