Lampaui Kuota, Pelunasan Haji Sumsel 2026 Capai 6.071 Jemaah Termasuk Cadangan

AKURAT.CO SUMSEL Persiapan keberangkatan jemaah haji asal Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2026 menunjukkan progres signifikan. Sebanyak 6.071 jemaah tercatat telah merampungkan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) hingga penutupan tahap kedua.
Angka tersebut mencapai 103 persen dari total pagu awal sebesar 5.895 jemaah. Kelebihan angka ini mencakup 1.246 jemaah cadangan yang turut melakukan pelunasan sebagai langkah antisipasi pengisian kuota.
Plt Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel, Arkan Nurwahiddin, mengungkapkan bahwa terpenuhinya kuota ini merupakan hasil dari dua gelombang pelunasan. Pada tahap pertama, tercatat baru 4.115 jemaah atau sekitar 73 persen yang melakukan pembayaran.
"Untuk menutupi sisa kuota, kami membuka pelunasan tahap kedua termasuk bagi jemaah cadangan. Saat ini seluruh kuota Sumsel sudah terpenuhi bahkan melebihi target," ujar Arkan, Senin (19/1/2026).
Baca Juga: Polri Resmi Buka Pendaftaran SIPSS 2026, Cari Tenaga Ahli Mulai dari Dokter hingga Pilot
Berdasarkan data sebaran wilayah, Kota Palembang menyumbang jumlah jemaah terbanyak yang telah melunasi Bipih, yakni mencapai 2.501 orang. Posisi selanjutnya diikuti oleh OKU Timur dengan 583 jemaah, OKI 403 jemaah, Muara Enim 328 jemaah, dan Lahat sebanyak 301 jemaah.
Sedangkan untuk daerah lainnya, jumlah jemaah bervariasi mulai dari Musi Banyuasin (257), OKU (249), hingga Kabupaten PALI yang mencatatkan 28 jemaah.
Pasca pelunasan, otoritas terkait kini fokus pada tahap verifikasi administrasi dan pengurusan visa. Arkan mengimbau pemerintah kabupaten dan kota untuk bergerak cepat melengkapi dokumen para jemaah agar proses pem-visaan tidak terkendala.
Sesuai jadwal, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Sumsel direncanakan bertolak menuju tanah suci melalui Embarkasi Palembang pada 22 April 2026. Mereka akan diangkut menggunakan maskapai Saudi Airlines dengan kapasitas 450 penumpang per penerbangan.
"Mengingat kloter pertama akan berangkat pada 22 April mendatang, kami meminta seluruh jemaah, termasuk jemaah cadangan, untuk memprioritaskan persiapan fisik, kesehatan, serta pendalaman manasik haji dari sekarang," pungkas Arkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









