Polemik Berakhir, Prabowo Bakal Bayar Utang Whoosh Pakai Uang Negara yang Dikembalikan Koruptor

AKURAT. CO SUMSEL - Polemik soal pembayaran utang negara akibat proyek kereta cepat Whoosh nampaknya segera berakhir.
Pasalnya, Presiden Prabowo Subianto menyebut akan membayar hutang tersebut dengan uang negara dari hasil pengembalian para koruptor.
Hal ini diungkapkan Prabowo saat peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di Cideng, Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa (4/11/2025).
Baca Juga: Klasemen Sementara Piala Dunia U 17 2025 Usai Timnas Indonesia Kalah 1 3 dari Zambia
Ia pun meminta agar masyarakat tidak lagi khawatir dan mempermasalahkan utang kereta cepat.
Karena presiden akan mengambil alih tanggung jawab tersebut.
Pemerintah Bayar Utang Whoosh Rp1,2 Triliun per Tahun
Sebelumnya, Prabowo menyinggung soal utang kereta cepat Whoosh yang harus dibayarkan mencapai Rp1,2 triliun per tahun.
Baca Juga: Tiga Sifat Teman Sejati yang Patut Kamu Pertahankan Seumur Hidup
Kendati demikian, Prabowo menyebut tidak mempermasalahkan hal itu lantaran kereta cepat Whoosh juga dinilai memberikan banyak manfaat.
Seperti mengurangi macet, mengurangi polusi, hingga mempercepat perjalanan.
Baca Juga: Sinopsis Solata, Perjalanan Guru Relawan Temukan Makna Hidup Bersama Anak-anak Tana Toraja
Simbol Kerja Sama dengan China
Menurut Prabowo, hadirnya kereta cepat Whoosh saat ini merupakan simbol kerja sama antara Indonesia dengan Whoosh.
Ia pun meminta masyarakat agar tidak lagi membicarakan tentang untung dan rugi dari proyek Whoosh.
Baca Juga: 3 kuliner Khas Palembang Selain Pempek yang Bisa Dijadikan Oleh-oleh
Apalagi jika melihat dari sisi manfaat yang diberikan.
Menkeu Ogah Bayar Utang Whoosh Pakai APBN
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan enggan membayar utang proyek Whoosh menggunakan dana APBN.
Baca Juga: Link Live Streaming Laga Pertama Timnas Indonesia dalam Piala Dunia U 17, Dibuka dengan Lawan Zambia
Menurutnya, penyelesaian utang kereta cepat mestinya dapat dilakukan oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Sebab, Danantara sendiri sudah mengambil sekitar Rp 80 triliun penerimaan dividen BUMN.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









