Liam Gallagher Ungkap Pendapatnya Tentang Lagu Terakhir The Beatles, 'Now And Then'

AKURAT.CO SUMSEL Pecinta musik tengah dihebohkan oleh kabar tentang lagu terakhir dari legenda musik, The Beatles yang berjudul Now And Then. Termasuk mantan vokalis kenamaan Oasis, Liam Gallagher.
Baru-baru ini, Liam Gallagher mengungkapkan pendapatntya terkait lagu terakhir dari The Beatles (Now And Then) yang menurutnya sangat luar biasa.
Mengutip dari Nme.com, melalui laman X pribadinya, Liam Gallagher membagikan cuitannya tentang lagu The Beatles, Now And Then yang dirilis pada, Jumat (3/11/2023).
“Now And Then sungguh luar biasa, sejati, surgawi, memilukan dan menghangatkan hati dalam waktu yang sama. Hidup panjang The Beatles. LG x,” tulisnya.
Adapun kisah di balik lagu ini begitu mengharukan. John Lennon pertama kali menulis dan merekam demo Now And Then hanya dengan piano dan vokal pada akhir tahun 1970-an di New York.
Baca Juga: The Beatles Umumkan Rilis Lagu Terakhir yang Berjudul Now And Then
Setelah kematiannya, sang istri Yoko Ono kemudian memberikan rekaman tersebut kepada McCartney, George Harrison, dan Starr pada tahun 1994, bersama dengan demo untuk lagu Free As A Bird dan Real Love. Kedua lagu itu kemudian diselesaikan dan dirilis sebagai lagu "baru" The Beatles pada pertengahan tahun 1990-an dan menjadi bagian dari proyek The Beatles Anthology.
Proses pengerjaan lagu Now And Then memakan waktu bertahun-tahun. Pihak yang masih hidup, bersama produser Jeff Lynne, merekam bagian baru dan menghasilkan versi kasar lagu ini.
Namun, keterbatasan teknologi saat itu mengakibatkan hasil vokal dan piano Lennon tidak dapat terdengar dengan baik. Hingga hampir seperempat abad kemudian, lagu ini akhirnya siap untuk dirilis.
Lagu ini menjadi salah satu momen penting dalam sejarah musik dunia. Musik memang memiliki kekuatan untuk menggugah emosi dan menghadirkan momen bersejarah, dan lagu Now And Then akan menjadi salah satunya.
[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





