5 Film Indonesia Terbaru Tayang di Bioskop Selalama Libur Lebaran, Ada Na Willa hingga Suzanna

AKURAT. CO SUMSEL - Bioskop Indonesia telah menghadirkan jajaran film terbaik untuk musim libur Lebaran 2026.
Persaingan di tangga box office domestik akan diramaikan oleh berbagai genre.
Mulai dari drama, horor, hingga terobosan sci-fi yang telah lama dinantikan proses produksinya.
Baca Juga: Sidang Isbat Digelar Hari Ini, Berikut Prediksi Lebaran Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah
Artikel ini akan membahas deretan film produksi Indonesia yang tayang di bioskop selama periode libur Lebaran pada Maret 2026.
1. Tunggu Aku Sukses Nanti
Rapi Films menghadirkan film Tunggu Aku Sukses Nanti sebagai sajian drama utama di masa libur Lebaran 2026.
Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, 20 Aduan THR Masuk di Sumsel, Kasus Tak Dibayar Mendominasi
Film yang disutradarai oleh Naya Anindita ini merupakan proyek yang mengeksplorasi tema perjuangan dan impian anak muda dalam menghadapi realita ekonomi.
Alur ceritanya berfokus pada perjalanan seorang pemuda yang bertekad mengubah nasib keluarganya sebelum kembali ke kampung halaman.
Film ini dibintangi oleh deretan aktor berbakat seperti Ardit Erwandha, Lulu Tobing, Ariyo Wahab, dan Adzana Ashel, yang memberikan performa akting mendalam mengenai dinamika kegagalan dan keberhasilan.
Baca Juga: Kamar Kos Mahasiswi di Kemang Manis Palembang Dibobol, Tiga Unit Laptop Raib Digondol Maling
Penempatan jadwal tayang di momen Lebaran dianggap sangat relevan dengan tradisi mudik dan momen kumpul keluarga di Indonesia.
2. Suzzanna: Santet Dosa Di Atas Dosa
Soraya Intercine Films kembali menghidupkan ikon horor nasional melalui Suzzanna: Santet Dosa Di Atas Dosa.
Baca Juga: Sengkarut Macet Horor Jalinsum Palembang-Jambi Terungkap, Kapolda Sumsel Sentil Truk ODOL
Luna Maya kembali dipercaya memerankan karakter legendaris Suzzanna dengan dukungan tim prostetik internasional untuk menjaga kemiripan visual yang otentik.
Plot kali ini mengangkat tema ilmu hitam dan pembalasan dendam yang lebih gelap dibandingkan seri-seri sebelumnya.
Fokus cerita terletak pada praktik santet yang merusak tatanan keluarga kaya di sebuah desa terpencil, yang memicu kembalinya sang mendiang untuk menuntut keadilan.
Baca Juga: Tergiur Investasi Pulsa Untung Cepat, Wanita di Palembang Tertipu Rp42 Juta
3. Na Willa
Visinema Pictures resmi merilis adaptasi layar lebar dari buku populer karya Reda Gaudiamo yang berjudul Na Willa.
Disutradarai oleh Ryan Adriandhy, film ini disiapkan sebagai tontonan keluarga yang hangat untuk mengisi libur Lebaran.
Setting cerita mengambil latar waktu masa lalu di Surabaya, yang ditampilkan melalui kacamata seorang anak perempuan cerdas dan penuh rasa ingin tahu bernama Willa.
Produksi ini menonjolkan aspek nostalgia dan nilai-nilai multikulturalisme dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Na Willa mengajak penonton untuk melihat dunia melalui kepolosan seorang anak dalam memahami perbedaan dan kebersamaan di lingkungan rumahnya.
Baca Juga: Herman Deru Minta Pemudik Tak Andalkan GPS, Utamakan Tanya Petugas di Jalur Mudik Sumsel
Kehadiran film ini memberikan alternatif tontonan yang mendidik dan menghibur bagi penonton usia anak-anak serta orang tua selama momen Idul Fitri.
4. Danur: The Last Chapter
MD Pictures mengakhiri perjalanan panjang franchise horor tersuksesnya melalui film Danur: The Last Chapter.
Baca Juga: 5 Alasan Investasi Emas Meningkat Jelang Lebaran: Jadi Andalan Saat Inflasi Datang
Prilly Latuconsina kembali memerankan tokoh Risa Saraswati untuk terakhir kalinya dalam seri utama ini.
Disutradarai oleh Awi Suryadi, film ini dijanjikan menjadi penutup yang megah dan menjawab seluruh teka-teki mengenai hubungan Risa dengan teman-teman gaibnya, Peter CS.
Ketegangan dalam babak terakhir ini meningkat ketika kekuatan gelap dari masa lalu mulai mengancam keselamatan Risa dan keluarganya secara nyata.
Baca Juga: Jembatan Ampera Ditutup Saat Salat Idulfitri 1447 H, Ini Jalan yang Bisa Dilalui
5. Senin Harga Naik
Starvision menghadirkan film drama keluarga hangat berjudul Senin Harga Naik.
Film ini merupakan hasil karya sutradara Dinna Jasanti.
Baca Juga: Hampir Seribu Warga Binaan Rutan Pakjo Palembang Diusulkan Dapat Remisi Idulfitri
Ceritanya mengangkat seorang anak yang merantau demi sukses, namun terpaksa kembali saat proyek penggusurannya mengancam toko roti milik ibunya.
Ia harus memilih antara karier atau menyelamatkan memori keluarga.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








