Sumsel

8 Manfaat Kurma untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan dan Baik Dikonsumsi Saat Ramadan

Kurnia | 28 Februari 2026, 12:00 WIB
8 Manfaat Kurma untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan dan Baik Dikonsumsi Saat Ramadan
Ilustrasi kurma.

AKURAT.CO SUMSEL Kurma menjadi salah satu buah yang paling banyak dikonsumsi saat bulan Ramadan.

Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut membuat kurma kerap dijadikan menu berbuka puasa maupun sahur.

Tak hanya identik dengan tradisi Ramadan, manfaat kurma untuk kesehatan juga cukup beragam.

Buah asal Timur Tengah ini mengandung berbagai nutrisi penting, mulai dari serat, vitamin, mineral, hingga antioksidan alami yang baik bagi tubuh.

Berikut sembilan manfaat kurma yang perlu diketahui:

1. Tinggi Polifenol dan Antioksidan

Kurma diketahui memiliki kandungan polifenol yang tinggi. Polifenol merupakan senyawa antioksidan alami yang berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Kandungan antioksidan dalam kurma bahkan disebut lebih tinggi dibandingkan beberapa buah kering lainnya.

Senyawa seperti flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik berkontribusi dalam membantu mengurangi risiko peradangan dan penyakit kronis.

2. Kaya Serat, Cegah Sembelit Saat Puasa

Dalam 100 gram kurma, terkandung sekitar 8 gram serat. Kandungan serat ini membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah sembelit, terutama saat pola makan berubah selama puasa.

Serat juga membantu memperlambat penyerapan gula sehingga kadar gula darah lebih stabil setelah makan.

3. Sumber Energi Alami

Kurma mengandung gula alami berupa glukosa dan fruktosa yang dapat menjadi sumber energi cepat bagi tubuh. Dalam 100 gram kurma, terdapat sekitar 300-an kilokalori energi.

Baca Juga: Panduan Lengkap Tukar Uang Baru Lebaran 2026 di Bank BRI, BNI, dan BCA

Karena itu, konsumsi kurma saat sahur atau berbuka puasa dapat membantu mengembalikan energi yang hilang setelah seharian berpuasa.

4. Baik untuk Kesehatan Tulang

Kurma mengandung berbagai mineral penting seperti magnesium, kalium, fosfor, mangan, zat besi, dan zink.

Mineral-mineral ini berperan dalam menjaga kepadatan tulang serta mencegah risiko gangguan tulang seperti osteoporosis.

Magnesium, misalnya, diketahui berperan penting dalam menjaga kekuatan tulang dan fungsi otot.

5. Mendukung Kesehatan Jantung

Kandungan kalium yang tinggi dan rendah natrium pada kurma membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Selain itu, antioksidan di dalamnya juga berperan dalam melindungi kesehatan pembuluh darah.

6. Berpotensi Mendukung Kesehatan Usus

Kurma mengandung senyawa prebiotik yang dapat menjadi “makanan” bagi bakteri baik di usus.

Dengan mikrobioma usus yang seimbang, risiko peradangan dan gangguan pencernaan dapat berkurang.

Serat dan polifenol dalam kurma juga berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan sistem pencernaan secara keseluruhan.

7. Memiliki Efek Antiperadangan

Senyawa fenolik dan flavonoid dalam kurma diketahui memiliki sifat antiinflamasi. Kandungan ini membantu tubuh dalam meredakan peradangan yang berhubungan dengan berbagai penyakit kronis.

8. Potensi Aktivitas Antitumor

Beberapa penelitian menunjukkan nutrisi dalam kurma memiliki potensi aktivitas antitumor.

Baca Juga: Indikasi Ketidaksesuaian Dokumen, Proyek Hauling di Lahat dan Muba jadi Sorotan

Kandungan antioksidan seperti beta D-glukan diduga berperan dalam membantu melindungi sel dari pertumbuhan abnormal.

Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan manfaat ini pada manusia.

Dengan berbagai kandungan nutrisi tersebut, kurma bukan sekadar camilan manis saat Ramadan.

Buah ini dapat menjadi pilihan makanan sehat jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia