Sumsel

Sinopsis Kokuho, Perjalanan Anak Gangster dari Dunia Kelam ke Panggung Seni Tradisional Jepang

Septiyanti Dwi Cahyani | 16 Februari 2026, 07:00 WIB
Sinopsis Kokuho, Perjalanan Anak Gangster dari Dunia Kelam ke Panggung Seni Tradisional Jepang

AKURAT. CO SUMSEL - Menjelang perilisannya pada 18 Februari 2026, banyak artikel mengulas tentang film Kokuho.

Bukan sekedar pembahasan tentang sinopsis atau alur cerita, tetapi juga tentang fakta menarik dan prestasi yang diraih oleh film tersebut.

Kokuho, film live action asal Jepang garapan sutradara Sang-il Lee.

Baca Juga: Konsumsi Rumah Tangga Dominasi PDRB Sumsel 2025, Tembus 61,33 Persen

Kisahnya diadaptasi dari novel best seller dengan judul serupa karya Shuichi Yoshida yang lebih dulu dikenal luas.

Mengangkat latar Jepang pasca perang, film ini menghadirkan kisah perjalanan seorang anak gangster dari dunia kelam hingga panggung seni tradisional, Kabuki.

Kabuki sendiri merupakan seni teater tradisional Jepang yang menggabungkan tari, musik, serta akting, dan berkembang sejak awal abad ke-17 (periode Edo).

Baca Juga: Jadwal Imsak dan Salat Ramadan 1447 H di Palembang

Seni ini terkenal dengan kostum mewah, riasan wajah mencolok (kumadori), panggung canggih, dan peran yang seluruhnya dimainkan oleh pria, termasuk karakter wanita (onnagata). 

Sinopsis Kokuho

Mengutip laman Cinema 21, film Kokuho menyoroti kehidupan seorang tokoh bernama Kikuo Tachibana yang diperankan oleh Ryo Yoshizawa, ia lahir dari keluarga gangster atau Yakuza.

Baca Juga: Awal Puasa 2026, Pemerintah Pastikan THR ASN Segera Cair

Film ini mengambil latar di Jepang pada masa pasca perang, ketika negara tersebut mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat.

Meski lahir dari dunia kelam yang penuh kekerasan, takdir aneh membawa Kikuo hingga akhirnya ia diasuh oleh seorang aktor teater Kabuki.

Kikuo harus melewati masa-masa yang penuh gejolak, hingga akhirnya bakatnya sebagai aktor kabuki perlahan berkembang dan bersinar. 

Baca Juga: Libur Awal Puasa hingga Lebaran 2026, Berikut Kalender Sekolah di Palembang

Daftar Pemain Kokuho

Film Kokuho dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris ternama Jepang, termasuk Ryo Yoshizawa yang memerankan tokoh utama Kikuo Tachibana dengan latar kehidupan kompleks.

Selain itu, film ini juga menghadirkan Ryusei Yokohama, Mitsuki Takahata, Shinobu Terajima, Min Tanaka, dan Ken Watanabe.

Baca Juga: Sedang Hitung Uang Kembalian, Pemuda di Kertapati Palembang Tiba-tiba Ditikam Mantan Rekan Kerja

Kehadiran para pemain tersebut memperkaya dinamika karakter dalam alur cerita yang emosional.

Fakta Menarik Film Kokuho

1. Masuk Nominasi Piala Oscar 2026

Tak hanya kuat secara cerita, film Kokuho juga mencuri perhatian lewat pencapaian prestasi dan pengakuan internasional.

Baca Juga: Tol Palembang–Betung Hampir Rampung, Siap Difungsikan Saat Mudik Lebaran 2026

Film ini masuk nominasi Oscar 2026 untuk kategori tata rias dan rambut terbaik serta menonjolkan visual estetik seni tradisional Kabuki yang menuntut dedikasi tinggi.

2. Film dengan Pendapatan Tertinggi Sepanjang Sejarah

Film ini dirilis di Jepang pada bulan Juni 2025 dan meraih 346 juta yen (Rp38 miliar) dalam tiga hari pertama.

Baca Juga: Surat Haru Istri di Palembang untuk Suami yang Hilang, “Pulanglah Ayah, Kami Rindu”

Dengan budget 1,2 miliar yen (Rp132 miliar), Kokuho mampu meraup lebih dari 20 miliar yen (sekitar Rp2,2 triliun).

Dengan popularitasnya, film ini disebut sebagai live action dengan pendapatan terbesar di Jepang.

Bahkan mampu memecahkan rekor 22 tahun yang dipegang oleh Bayside Showdown 2 yang dirilis pada 2003 silam.

Baca Juga: Polda Sumsel Musnahkan Ladang Ganja Seluas 3 Hektare di Lereng Bukit Empat Lawang

3. Berdurasi Hampir 3 Jam

Dengan novelnya yang memiliki lebih dari 800 halaman, film ini berdurasi 175 menit dan dipenuhi dengan dialog yang panjang.

Tak banyak film dengan durasi lama mampu memikat penonton, namun Kokuho adalah satu dari pengecualian tersebut.(*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.