Sumsel

Jumbo Resmi Jadi Film Terlaris Indonesia, Geser KKN di Desa Penari Posisi 2, Agak Laen di Urutan Ketiga

St Shofia Munawaroh | 3 Juni 2025, 11:30 WIB
Jumbo Resmi Jadi Film Terlaris Indonesia, Geser KKN di Desa Penari Posisi 2, Agak Laen di Urutan Ketiga

AKURAT. CO SUMSEL - Jumbo, animasi karya anak bangsa sekaligus debut Ryan Andriandhy resmi jadi film terlaris di Indonesia.

Capaian ini diperoleh Jumbo dalam 63 hari penayangan terhitung sejak akhir Maret 2025.

Dengan perolehan 10.076.973 penonton, Jumbo mengalahkan KKN di Desa Penari yang meraih 10.061.033.

Baca Juga: Ini 5 Manfaat dan Cara Merawatnya agar Kendaraan Tetap Awet

Geser Posisi KKN di Desa Penari dan Agak Laen

Kini, Jumbo pun menduduki kasta tertinggi kategori film terlaris di Indonesia sepanjang masa.

KKN di Desa Penari menempati posisi kedua, sedangkan Agak Laen dengan 9,1 juta penonton geser di urutan ketiga.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Usir Bau Mulut, Bikin Percaya Diri Saat Ngobrol

Satu-satunya Film Lebaran yang Masih Tayang

Sampai saat ini, Jumbo tayang di bioskop seluruh Indonesia.

Sementara empat film lainnya yang tayang berbarengan seperti Pabrik Gula, Norma, Komang dan Qodrat 2 satu per satu mulai turun dari layar bioskop.

Baca Juga: Agar Awet dan Higienis, Begini Cara Menyimpan Daging Kurban yang Benar

Itu artinya, Jumbo menjadi satu-satunya Film Lebaran yang masih tayang di bioskop.

Baik di Indonesia maupun luar negeri.

Jumlah Penonton Diperkirakan Akan Terus Bertambah

Baca Juga: Skema 5 Program Insentif Pemerintah Juni Juli 2025, Besaran Nominal dan Daftar Penerimanya

Rekor film terlaris sepanjang masa Jumbo diprediksi masih akan terus bertambah.

Tingkat okupansi Jumbo masih tergolong tinggi di tengah banyaknya libur panjang akhir pekan.

Ditambah momen libur sekolah juga semakin menambah peluang Jumbo memperlebar jaraknya dengan KKN di Desa Penari. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.