Sinopsis 13 Days 13 Nights, Ketegangan Penuh Kepanikan Saat Kabul Jatuh ke Tangan Taliban

AKURAT. CO SUMSEL - Selain horor, drama dan komedi, bioskop Indonesia juga menghadirkan film aksi di peperangan di penghujung tahun 2025 ini.
Film tersebut berjudul 13 Days 13 Nights garapan sutradara Martin Bourboulon.
Film ini menghadirkan kisah penuh ketegangan yang terjadi saat Kabul jatuh ke tangan Taliban pada 2021.
Baca Juga: Jadwal Terbaru Timnas U 22 di Sea Games 2025 Thailand Usai Kamboja Undur Diri
Tak hanya menggambarkan suasana kacau yang penuh kepanikan dan rasa tidak aman yang menyelimuti kota.
Film ini juga menyoroti perjalanan evakuasi yang melibatkan berbagai dilema moral serta keputusan penting dalam situasi berbahaya.
Seperti apa kisahnya? Simak sinopsisnya berikut ini.
Baca Juga: Fenomena Paradoks Sumsel, Kebutuhan Uang Tunai Melonjak di Tengah Ledakan Pengguna QRIS
Sinopsis 13 Days 13 Nights
Cerita dalam film ini berfokus pada peristiwa 15 Agustus 2021, ketika Kabul resmi dikuasai Taliban.
Pasukan AS bersiap mundur dari Afghanistan, sementara pasukan Taliban bergerak menuju ibu kota untuk merebut kekuasaan.
Baca Juga: Bukan Pengurangan Kuota, Gubernur Sumsel Jelaskan Aturan Baru SPBU Solar Hanya Pengaturan Lokasi
Di tengah kekacauan, Komandan Mohamed Bida dan anak buahnya bertugas menjaga keamanan di Kedutaan Besar Prancis.
Ia terjebak bersama 500 orang dan dibiarkan berjuang sendiri.
Tim harus bisa mencapai bandara dengan segala cara.
Baca Juga: Miris! IRT di Palembang Alami KDRT Sekaligus Dikeroyok Suami dan Keluarga Mertua
Ini menjadi sebuah misi berbahaya tanpa jaminan keberhasilan untuk melarikan diri dari kekacauan Kabul dan menyelamatkan yang tersisa dari kemanusiaan.
Daftar Pemeran 13 Days 13 Nights
13 Days 13 Nights digarap oleh rumah produksi Pathe berkolaborasi bersama Chapter 2.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Pengusaha Kemplang di Palembang Ditangkap di Bandung Setelah Buron Sepekan
Martin Bourboulon tak hanya berperan sebaai sutradara, tetapi juga penulis naskah.
Martin menulis naskah film ini bersama tiga orang lainnya yakni Alexandre Smia, Mohamed Bida, Tran-Minh Nam.
Adapun daftar pemerannya sebagai berikut:
Baca Juga: Rasio Gini Sumsel 2025: Palembang Tertinggi, Musi Rawas Utara Terendah
Roschdy Zem
Lyna Khoudri
Sidse Babett Knudsen
Christophe Montenez
Baca Juga: Wiranto Minta PWI Perkuat Peran Pers sebagai Penghubung Pemerintah dan Publik
Sina Parvaneh
Yan Tual
Fatima Adoum
Shoaib Said. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









