Kabar Gembira Awal Tahun 2026, Kopi Robusta Pagar Alam Kembali Tembus Pasar Internasional

AKURAT. CO SUMSEL - Kopi robusta Pagar Alam, Sumatera Selatan kembali memperkuat posisinya di pasar internasional.
Sebanyak 8,8 juta ton kopi terbaik asal Sumsel itu telah diterbangkan ke Sydney, Australia.
Kopi tersebut diberangkatkan setelah mendapatkan jaminan kesehatan tumbuhan dari Karantina Sumatera Selatan guna mendapatkan standar kualitas dan keamanan nabati global terpenuhi.
Baca Juga: Diduga Cemburu Buta, Pria di Palembang Nekat Cegat dan Aniaya Mantan Kekasih Saat Pulang Kerja
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengujian laboratorium menunjukkan kopi robusta Pagaralam tersebut dinyatakan bebas dari Trogoderma spp.
Kepala Karantina Sumatera Selatan Sri Endah Ekandari menyampaikan, ekspor kopi ini juga mencerminkan potensi besar daerah Pagar Alam sebagai sentra penghasil kopi berkualitas di Indonesia.
Dukungan pengawasan karantina yang ketat sejak sebelum pengiriman menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan komoditas agar dapat diterima di pasar global.
Baca Juga: Sukses Lewat Program ‘Sumsel Berkat’, Pemprov Sumsel Sabet Penghargaan UHC Awards 2026
Tentang Kopi Robusta Sumsel
Sebagai informasi, Provinsi Sumatera Selatan memang dikenal sebagai daerah penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia.
Produksi kopi mereka bisa mencapai 20.000 ton per tahun.
Baca Juga: Polda Sumsel Amankan Truk Bermuatan 9 Ton Pupuk Subsidi Ilegal, Diduga Selundupan dari Lampung
Setidaknya, ada lima daerah penghasil kopi di Sumsel, termasuk Pagar Alam.
Kopi robusta khas Pagar Alam memiliki rasa pahit dan gurih yang pas.
Selain itu aroma kopinya juga khas dan air seduhan yang kental.
Kopi ini banyak ditanam di perkebunan Basemah, Kota Pagar Alam, tepatnya di dataran tinggi sekitar lereng Gunung Dempo. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








