Sumsel

Sabu 1,5 Kg Dimusnahkan, Polisi Sebut Puluhan Ribu Jiwa Terhindar dari Bahaya Narkoba

Deny Wahyudi | 3 September 2026, 14:51 WIB
Sabu 1,5 Kg Dimusnahkan, Polisi Sebut Puluhan Ribu Jiwa Terhindar dari Bahaya Narkoba
Sabu 1,5 Kg Dimusnahkan, Polisi Sebut Puluhan Ribu Jiwa Terhindar dari Bahaya Narkoba

AKURAT.CO SUMSEL Satresnarkoba Polrestabes Palembang memusnahkan barang bukti sabu seberat 1.554,55 gram hasil pengungkapan kasus narkotika selama periode Juni hingga Agustus 2026.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan di Palembang, Kamis (3/9/2026), dengan disaksikan langsung oleh 61 tersangka yang terlibat dalam perkara narkotika tersebut.

Sebelum dimusnahkan, sabu terlebih dahulu diperiksa keasliannya oleh Bidlabfor Polda Sumsel. Setelah dinyatakan sebagai narkotika, barang bukti kemudian dihancurkan menggunakan blender.

Sabu tersebut dicampur dengan cairan pembersih sebelum diblender hingga tidak dapat digunakan kembali.

Kasat Narkoba Polrestabes Palembang Kompol Faisal Pangihutan Manalu mengatakan barang bukti itu berasal dari pengungkapan 49 laporan polisi dalam kurun waktu tiga bulan.

"Selama tiga bulan terakhir anggota kita berhasil melakukan pengungkapan kasus narkoba dengan 49 laporan polisi dan jumlah tersangka mencapai 61 orang," kata Faisal.

Baca Juga: Pria Tanpa Identitas Tewas Terlindas Truk Trailer di Jalan Palembang-Betung

Menurut Faisal, pemusnahan barang bukti menjadi salah satu bentuk komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkotika di Kota Palembang.

Ia menilai pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dilakukan oleh kepolisian, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh pihak.

"Perangilah narkoba. Hari ini kita buktikan bersama-sama komitmen kita dalam mengatasi narkoba di tengah masyarakat," ujarnya.

Faisal menegaskan narkotika memiliki dampak serius, terutama bagi generasi muda. Karena itu, kepolisian akan terus melakukan penindakan terhadap jaringan peredaran narkoba.

Ia mengatakan keberhasilan pemberantasan narkotika tidak hanya dilihat dari jumlah barang bukti yang berhasil disita. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah masyarakat yang dapat diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Dari pengungkapan dan pemusnahan barang bukti tersebut, polisi memperkirakan potensi penyalahgunaan narkotika yang dapat berdampak terhadap puluhan ribu jiwa berhasil dicegah.

"Kami akan terus mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan narkotika. Penyelamatan puluhan ribu jiwa generasi muda merupakan prioritas utama," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia