16 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Lansia Ditikam Tetangga

AKURAT.CO SUMSEL Rekonstruksi kasus penikaman yang menewaskan ST (82) memperagakan rangkaian kejadian dalam 16 adegan.
Rekonstruksi digelar di halaman Polsek Seberang Ulu (SU) II Palembang, Selasa (1/9/2026) sore. Tersangka Herry Tarmizi (49) memperagakan langsung perbuatannya, sedangkan korban diperankan oleh anggota Reskrim Polsek SU II. Sementara sejumlah saksi diperankan oleh saksi dalam perkara.
Rangkaian kejadian bermula ketika Herry mendatangi rumah korban di Jalan Batu Dua, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan SU II, Palembang, pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 16.45 WIB.
Saat berada di sekitar rumah korban, anak korban kemudian memanggil ayahnya agar keluar rumah.
Begitu ST keluar, Herry diduga langsung mengeluarkan pisau yang dibawanya. Senjata tajam tersebut kemudian diayunkan ke arah korban.
Serangan itu membuat ST mengalami luka tusuk di bawah ketiak sebelah kiri serta luka pada bagian lengan kiri.
Baca Juga: Sekda Palembang Masih Jalani Pemulihan di Singapura, Ratu Dewa Tunjuk Sulaiman Amin Jadi Pj
Korban yang mengalami pendarahan kemudian mendapat pertolongan dan dibawa menuju RS Muhammadiyah Palembang.
Namun, kondisi korban terus memburuk akibat kehilangan banyak darah. ST akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Kapolsek SU II Palembang Kompol Dedi Rahmat Hidayat mengatakan rekonstruksi dilakukan untuk memperjelas rangkaian tindak pidana sekaligus melengkapi berkas perkara.
Dalam rekonstruksi tersebut, polisi juga memperlihatkan posisi para pihak dan rangkaian kejadian sejak tersangka datang hingga korban mengalami luka akibat serangan senjata tajam.
Polisi menyebut pemicu kejadian bermula dari rasa sakit hati tersangka terhadap korban. Herry mengaku tersinggung karena pernah dipanggil "kur-kur" oleh korban, yang menurut pengakuannya berkaitan dengan permintaan untuk memberi makan ayam peliharaan korban.
Meski luka tusuk korban disebut bukan berada di bagian tubuh yang tergolong mematikan, luka pada lengan menyebabkan korban kehilangan banyak darah.
"Luka tusuknya bukan di tempat yang mematikan. Namun, terdapat luka di bagian lengan hingga mengeluarkan banyak darah. Refleks tersangka menusuk korban diduga spontanitas," ujar Dedi.
Rekonstruksi 16 adegan tersebut menjadi bagian dari proses penyidikan sebelum perkara dilanjutkan ke tahapan hukum berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 2Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 3Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 4Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 75 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 8Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







