Palembang, OKI dan Lahat Dominasi Ekspor Sumsel hingga Agustus 2026

AKURAT.CO SUMSEL Palembang menjadi daerah dengan kontribusi terbesar terhadap nilai ekspor Sumatera Selatan sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Berdasarkan data ekspor Sumsel, nilai ekspor yang berasal dari Palembang mencapai US$1,69 miliar atau sekitar 42,43 persen dari total nilai ekspor Sumsel pada periode tersebut.
Kontribusi terbesar berikutnya berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebesar US$961,44 juta atau 24,14 persen, serta Kabupaten Lahat sebesar US$614,98 juta atau 15,44 persen.
Jika digabungkan, ketiga daerah tersebut menyumbang sekitar 82,01 persen terhadap total nilai ekspor Sumatera Selatan.
Dominasi tiga wilayah tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekspor Sumsel masih terkonsentrasi pada sejumlah daerah dengan komoditas dan aktivitas ekonomi yang berperan besar terhadap perdagangan luar negeri.
Boom Baru Jadi Jalur Utama Ekspor
Dari sisi jalur pengiriman, sebagian besar komoditas ekspor Sumsel juga diberangkatkan melalui pelabuhan yang berada di dalam provinsi.
Pada Agustus 2026, Pelabuhan Boom Baru menjadi jalur utama dengan nilai ekspor mencapai US$487,90 juta atau 76,76 persen.
Baca Juga: 3 AC Outdoor Toko di Jakabaring Raib, Pelaku Diduga Naik Pakai Tangga
Baca Juga: 3 AC Outdoor Toko di Jakabaring Raib, Pelaku Diduga Naik Pakai Tangga
Selanjutnya, ekspor melalui Pelabuhan Sei Gerong tercatat US$100,52 juta atau 15,81 persen. Sementara Pelabuhan Plaju menyumbang US$6,96 juta atau 1,09 persen.
Dengan demikian, tiga pelabuhan utama di Sumsel tersebut menjadi bagian terbesar dari aktivitas pengiriman ekspor selama Agustus.
Sebagian Ekspor Dikirim Lewat Luar Sumsel
Meski mayoritas ekspor dikirim melalui pelabuhan di Sumsel, sebagian komoditas juga dimuat melalui fasilitas transportasi di luar provinsi.
Nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan dan bandara di luar Sumsel mencapai US$40,22 juta atau 6,33 persen pada Agustus 2026.
Pengiriman tersebut antara lain melalui Pelabuhan Tanjung Priok sebesar US$38,32 juta, Pelabuhan Jambi US$1,69 juta, Tanjung Perak US$0,04 juta, serta Bandara Soekarno-Hatta US$0,16 juta.
Secara keseluruhan, 92,64 persen barang ekspor Sumsel dimuat melalui pelabuhan atau bandara yang berada di dalam wilayah Sumatera Selatan, sedangkan sisanya menggunakan fasilitas pengiriman di luar provinsi.
Data tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas logistik ekspor Sumsel masih bertumpu pada infrastruktur pelabuhan dan bandara yang berada di wilayah provinsi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu






