Palembang Baru Punya 82 CCTV, Diskominfo Sebut Kota Ini Idealnya Dipantau 3.800 Kamera

AKURAT.CO – Upaya meningkatkan keamanan dan pengawasan di Kota Palembang masih menghadapi tantangan besar.
Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengungkapkan, jumlah kamera pengawas (CCTV) yang terpasang saat ini masih jauh dari kebutuhan ideal.
Berdasarkan hasil kajian, Kota Palembang membutuhkan sekitar 3.800 titik CCTV yang tersebar di berbagai lokasi strategis. Namun hingga kini, jumlah kamera yang telah terpasang baru mencapai 82 titik.
Kepala Dinas Kominfo Kota Palembang, Kemas Haikal, mengatakan kebutuhan tersebut dihitung berdasarkan luas wilayah, tingkat aktivitas masyarakat, hingga titik-titik yang dinilai rawan terhadap gangguan keamanan.
"Idealnya Palembang memiliki sekitar 3.800 titik CCTV berdasarkan kajian yang ada. Saat ini baru tersedia 82 titik, padahal keberadaan CCTV sangat dibutuhkan," ujar Haikal, Senin (27/7/2026).
Baca Juga: Pendaki Diduga Bawa Senapan ke Gunung Dempo, Brigade Lakukan Penelusuran dan Siapkan Sanksi Tegas
Menurutnya, puluhan kamera pengawas yang telah terpasang saat ini berada di sejumlah fasilitas publik, seperti masjid, puskesmas, taman kota, taman bacaan, hingga kawasan perbatasan Kota Palembang.
Selain itu, beberapa lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti kawasan bawah Jembatan Ampera, juga telah dilengkapi kamera pengawas.
"Di bawah Jembatan Ampera sudah ada CCTV yang berfungsi untuk membantu pemantauan aktivitas masyarakat," katanya.
Haikal menjelaskan, penambahan CCTV akan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Pemerintah juga berupaya memperluas jangkauan kamera agar semakin banyak wilayah yang dapat dipantau.
Ia berharap, ke depan sistem CCTV tidak hanya dimanfaatkan pemerintah, tetapi juga dapat diakses sesuai kebutuhan untuk mendukung pelayanan publik dan keamanan lingkungan.
"Penambahan CCTV akan dilakukan melalui koordinasi dengan OPD terkait. Harapannya, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat," jelasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa telah meminta agar pemasangan CCTV di sejumlah titik strategis dipercepat sebagai langkah memperkuat pengawasan dan menekan angka kriminalitas di ibu kota Provinsi Sumatera Selatan tersebut.
Menurut Ratu Dewa, kamera pengawas menjadi salah satu instrumen penting dalam mencegah berbagai tindak kejahatan, mulai dari aksi premanisme, pencurian, hingga perusakan fasilitas umum.
Ia juga menegaskan seluruh CCTV yang dipasang harus dalam kondisi aktif dan terhubung langsung dengan Command Center Pemerintah Kota Palembang sehingga pemantauan dapat dilakukan secara real time.
"Dengan seluruh CCTV terkoneksi ke command center, aktivitas masyarakat maupun wisatawan bisa dipantau secara langsung. Ini juga menjadi salah satu upaya mencegah tindak kriminalitas," kata Ratu Dewa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









