Kriminalitas di Sumsel Tembus 15.383 Kasus pada 2025, Palembang Tertinggi

AKURAT.CO SUMSEL Tingkat tindak pidana di Sumatera Selatan sepanjang 2025 tercatat cukup tinggi. Berdasarkan data terbaru, jumlah kasus kriminal mencapai 15.383 perkara yang tersebar di 17 kabupaten/kota.
Dari keseluruhan wilayah, Kota Palembang menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi, yakni mencapai 4.156 kasus.
Angka tersebut menempatkan ibu kota provinsi sebagai wilayah dengan tingkat kriminalitas paling dominan di Sumsel.
Di posisi berikutnya, Kabupaten Musi Banyuasin mencatat 1.645 kasus, disusul Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebanyak 1.112 kasus dan Banyuasin dengan 944 kasus. Kota Prabumulih juga mencatat angka yang cukup tinggi dengan 746 kasus.
Baca Juga: Dua Daerah di Sumsel Siaga Karhutla, Provinsi Segera Tetapkan Status
Sementara itu, Kabupaten Lahat mencatat 690 kasus, diikuti Kota Lubuk Linggau dengan 621 kasus. Kabupaten Ogan Ilir mencatat 482 kasus, dan Ogan Komering Ulu (OKU) sebanyak 450 kasus.
Beberapa daerah lainnya berada di kisaran menengah hingga rendah, seperti Muara Enim dan Musi Rawas masing-masing 397 kasus, Pagar Alam 392 kasus, serta Ogan Komering Ulu Timur 356 kasus.
Untuk wilayah dengan angka relatif lebih rendah, Kabupaten Empat Lawang mencatat 315 kasus, PALI 313 kasus, dan Ogan Komering Ulu Selatan 242 kasus. Sementara Musi Rawas Utara menjadi daerah dengan jumlah kasus paling sedikit, yakni 100 perkara.
Data ini menunjukkan adanya disparitas tingkat kriminalitas antarwilayah di Sumatera Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








