Ekspor Sumsel Anjlok Hampir 30 Persen, Batu Bara hingga Karet Jadi Penyebab Utama

AKURAT.CO SUMSEL Kinerja ekspor Sumatera Selatan (Sumsel) pada kuartal I/2026 mengalami penurunan tajam.
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel mencatat nilai ekspor Januari hingga Maret 2026 hanya mencapai US$1,23 miliar atau turun 29,85 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar US$1,76 miliar.
Kepala BPS Sumsel, Moh. Wahyu Yulianto, mengatakan penurunan terbesar terjadi pada sektor nonmigas yang terkontraksi hingga 33,02 persen.
“Ekspor nonmigas turun cukup dalam menjadi sekitar US$1,11 miliar,” ujar Wahyu, Selasa (12/5/2026).
Sementara itu, ekspor minyak dan gas (migas) justru masih mencatat pertumbuhan positif sebesar 22,47 persen dengan nilai mencapai US$123,52 juta.
Menurut Wahyu, melemahnya ekspor dipicu turunnya sejumlah komoditas utama andalan Sumsel, terutama batu bara, karet, dan produk industri pengolahan.
Baca Juga: 5 Helikopter Disiagakan di Sumsel, Pemantauan Karhutla Kini Dilakukan dari Udara
Sektor pertambangan menjadi yang paling terdampak dengan penurunan mencapai 50,99 persen. Selain itu, sektor industri pengolahan turun 20,28 persen, sedangkan pertanian, kehutanan, dan perikanan terkoreksi 5,89 persen.
“Komoditas batu bara turun paling besar, kemudian karet sekitar 22,7 persen, dan industri bubur kayu juga mengalami penurunan,” katanya.
Meski mengalami tekanan, China masih menjadi negara tujuan ekspor terbesar Sumsel dengan nilai mencapai US$456,46 juta atau mendominasi total ekspor daerah.
Komoditas utama yang dikirim ke Negeri Tirai Bambu tersebut meliputi pulp kayu, batu bara dan lignit, serta karet beserta produk turunannya.
Selain China, ekspor Sumsel juga mengalir ke India dengan nilai US$120,23 juta dan Malaysia sebesar US$90,88 juta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







