Jukung Pengangkut Sembako Kandas di Jalur 21, Diduga Terkendala Kabut Asap Karhutla

AKURAT.CO SUMSEL Jukung MS Arpin Jaya yang mengangkut sembako dan sejumlah barang titipan dari Palembang menuju Sungai Baung, Ogan Komering Ilir (OKI), kandas di perairan Jalur 21 Muara Padang-Sungai Baung, Banyuasin, Rabu (30/9/2026) sore.
Kapal tersebut diduga mengalami kecelakaan setelah jarak pandang nakhoda terganggu kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti kawasan tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, sejumlah muatan sembako dan barang titipan yang dibawa kapal berhamburan ke sungai.
Jukung MS Arpin Jaya diketahui berangkat dari Palembang menuju Sungai Baung. Kapal dinakhodai Leo (30), warga Muara Batun, Kecamatan Jejawi, OKI, bersama seorang anak buah kapal (ABK), Sueb (45).
Saat melintas di perairan Jalur 21 Muara Padang, Banyuasin, kapal tersebut tiba-tiba kandas. Kondisi asap yang cukup pekat diduga membuat pandangan Leo saat mengemudikan kapal terganggu.
Baca Juga: AQI 598, Kualitas Udara Palembang Berada di Level Berbahaya
Akibat kejadian itu, MS Arpin Jaya tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Sungai Baung.
Leo kemudian meminta bantuan kepada pihak PT OKI Pulp untuk mengevakuasi muatan yang berada di kapal maupun yang telah terjatuh ke sungai.
Bantuan kemudian datang menggunakan speedboat 200 PK merek Calvin. Petugas membantu mengambil sebagian sembako dan barang titipan yang masih dapat diselamatkan.
Kasat Polairud Banyuasin AKP Erwin Sudiar membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kapal kandas itu.
“Tidak ada korban jiwa,” kata Erwin saat dikonfirmasi.
Menurut Erwin, kapal tersebut memang membawa muatan sembako dalam perjalanan menuju Sungai Baung. Setelah kandas, kapal juga dilaporkan mengalami kebocoran.
“Kapal jukung itu sendiri bermuatan sembako, dan informasinya mengalami bocor. Masuk wilayah Sungai Baung, OKI,” ujarnya.
Petugas masih melakukan penanganan terhadap kapal dan muatan yang terdampak. Sementara itu, penyebab pasti kapal kandas masih didalami, termasuk kondisi jarak pandang saat kapal melintas di tengah kabut asap karhutla.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









