Sumsel

Jumlah Kasus Demam Berdarah dan TB di Palembang Hingga Pertengahan Tahun 2026, Ini Rinciannya

Kurnia | 21 Juli 2026, 22:00 WIB
Jumlah Kasus Demam Berdarah dan TB di Palembang Hingga Pertengahan Tahun 2026, Ini Rinciannya
Ilustrasi

AKURAT.CO SUMSEL Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat tren kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terus menurun hingga pertengahan 2026.

Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada agar penularan tidak kembali meningkat.

Berdasarkan data terbaru, total kasus DBD di Palembang mencapai 633 kasus dengan satu pasien meninggal dunia.

Penurunan terlihat dari jumlah kasus bulanan, yakni dari 99 kasus pada Mei menjadi 80 kasus pada Juni 2026.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Palembang, Putri Damayanti, mengatakan tren positif ini merupakan hasil dari upaya pencegahan yang dilakukan secara bersama antara pemerintah dan masyarakat.

“Kasus DBD terus mengalami penurunan. Ini menunjukkan langkah-langkah pencegahan yang dilakukan sudah mulai efektif,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga: Antisipasi Karhutla, Kemenhut Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel Selama 12 Hari

Tak hanya DBD, Dinkes juga mencatat penurunan kasus tuberkulosis (TB).

Pada Mei terdapat 441 kasus, kemudian turun menjadi 401 kasus pada Juni.

Menurut Putri, keberhasilan ini tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, serta dukungan program pemerintah seperti fogging gratis di wilayah yang membutuhkan.

Namun, ia mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah.

Warga diminta mengenali gejala DBD sejak dini, seperti demam tinggi hingga 40 derajat Celsius, nyeri tubuh, sakit kepala, hingga muncul bintik merah pada kulit.

“Jika mengalami gejala tersebut, segera periksa ke fasilitas kesehatan agar bisa ditangani lebih cepat,” katanya.

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes terus menggalakkan gerakan 3M, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia