Petugas Karhutla Wafat di Tengah Tugas, Gibran: Terima Kasih atas Jasa Beliau

AKURAT.CO SUMSEL Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyampaikan duka cita atas gugurnya petugas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.
Gibran mendatangi kediaman almarhum Akhmad Rizani di Palangka Raya, Kamis (10/9/2026). Kedatangannya dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam pertemuan tersebut, Gibran juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian Akhmad Rizani yang gugur saat menjalankan tugas menangani karhutla.
“Saya menyampaikan duka cita mendalam, saya mohon maaf atas kejadian ini dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas jasa-jasa beliau dalam penanganan karhutla,” kata Gibran.
Baca Juga: Polda Sumsel Tetapkan 36 Tersangka Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 138,8 Hektare
Usai menemui keluarga almarhum, Gibran berdialog dengan sejumlah petugas yang masih berada di garis depan penanganan karhutla.
Di hadapan para petugas, Gibran memberikan apresiasi atas kerja keras mereka dalam memadamkan titik api. Namun, ia juga mengingatkan agar keselamatan dan kesehatan tidak diabaikan selama menjalankan tugas.
Menurut Gibran, petugas lapangan merupakan ujung tombak dalam menghadapi karhutla. Karena itu, penggunaan alat pelindung diri (APD) sesuai prosedur menjadi hal yang penting.
“Terima kasih atas kerja keras Bapak Ibu dalam memadamkan titik api mulai dari awal terjadinya kebakaran. Bapak Ibu adalah ujung tombak pelaksana di lapangan. Mohon tetap jaga keselamatan dalam bekerja,” ujarnya.
Ia juga meminta petugas menjaga kondisi kesehatan selama berada di lapangan.
“Gunakan APD sesuai prosedur dan sebisa mungkin menjaga kesehatan,” lanjut Gibran.
Baca Juga: Info Pemadaman Listrik PLN Palembang Jumat 11 September 2026
Gibran menilai penanganan karhutla tidak bisa hanya berorientasi pada pemadaman titik api. Dampak kebakaran terhadap masyarakat, lingkungan, hingga satwa liar juga perlu menjadi perhatian.
Menurutnya, masyarakat yang terdampak harus mendapatkan perlindungan dan layanan yang memadai. Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Di sisi lain, keberlangsungan satwa liar dan habitatnya juga harus diperhatikan dalam setiap langkah penanganan karhutla.
Gibran menekankan agar kebijakan dan tindakan di lapangan disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi. Penanganan karhutla, kata dia, harus dilakukan secara terukur, efektif, dan tepat sasaran.
Komunikasi dengan masyarakat juga dinilai penting. Informasi yang jelas diperlukan agar warga mengetahui kondisi terkini sekaligus memahami langkah-langkah yang dilakukan pemerintah selama penanganan karhutla berlangsung.
Kunjungan Gibran ke kediaman Akhmad Rizani pun menjadi momentum untuk menyampaikan penghormatan kepada petugas yang gugur sekaligus mengingatkan pentingnya perlindungan bagi mereka yang masih berjibaku menangani karhutla di lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 2Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 3Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 4Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 75 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 8Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







