Jadi Cagar Budaya Nasional, Pemkot Palembang Siapkan Pengelolaan Menara Jembatan Ampera untuk Wisata

AKURAT.CO SUMSEL Status Jembatan Ampera sebagai cagar budaya nasional membuka rencana baru bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.
Ikon Kota Pempek itu tidak hanya akan dijaga nilai sejarahnya, tetapi juga diarahkan agar lebih maksimal sebagai destinasi wisata.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, Pemkot berencana membahas pengelolaan Jembatan Ampera, termasuk perawatan dan perbaikan menara jembatan, bersama pihak terkait.
Menurut Dewa, salah satu opsi yang akan dibahas adalah menjadikan pengelolaan menara Jembatan Ampera sebagai tanggung jawab Pemkot Palembang.
"Untuk pengelolaan akan kita bicarakan dengan pihak lainnya, termasuk dari BBJN, agar jadi tanggung jawab Pemkot," ujar Dewa saat mendampingi Kementerian Kebudayaan mengunjungi kawasan Benteng Kuto Besak, Jumat (11/9/2026).
Dewa menyambut positif penetapan Jembatan Ampera sebagai cagar budaya nasional. Menurutnya, keputusan tersebut penting untuk memastikan nilai sejarah dan keberadaan bangunan ikonik Palembang tetap terjaga.
Ia menilai Palembang memiliki banyak bangunan dan peninggalan yang mempunyai nilai sejarah sehingga perlu mendapat perhatian dan perlindungan.
"Terima kasih banyak, karena Jembatan Ampera Palembang sebagai ikon kebanggaan bisa dilindungi nilainya, terutama nilai sejarahnya," katanya.
Baca Juga: Dipergoki Warga Saat Diduga Hendak Curi Motor, Remaja di Palembang Nyaris Diamuk Massa
Tak hanya soal pelestarian, Pemkot Palembang juga ingin memanfaatkan keberadaan dua menara Jembatan Ampera untuk mendukung sektor pariwisata.
Dewa menyebut, menara 1 dan 2 Jembatan Ampera nantinya diharapkan dapat dikelola dan dibuka untuk masyarakat dengan konsep wisata yang tetap memperhatikan aspek keamanan serta kelestarian bangunan.
"Setelah ini akan ada pengelolaan menara 1 dan 2, dimaksimalkan manfaatnya untuk wisata. Maksimalkan menara agar bisa bersifat naik turun yang dapat dibuka untuk orang banyak," ujarnya.
Jika terealisasi, keberadaan menara yang selama ini menjadi bagian penting dari struktur Jembatan Ampera tersebut dapat memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan untuk menikmati kawasan Sungai Musi dan Kota Palembang dari ketinggian.
Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan penetapan Jembatan Ampera sebagai cagar budaya nasional merupakan bagian dari langkah pemerintah memperkuat perlindungan terhadap peninggalan bersejarah di Indonesia.
Menurut Fadli, Jembatan Ampera memiliki nilai penting karena telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Palembang selama lebih dari 50 tahun.
"Jadi itu merupakan satu monumen, satu ikon di Kota Palembang dan sudah berumur lebih dari 50 tahun, bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan masyarakat di sini," kata Fadli.
Ia menambahkan, nilai sejarah Jembatan Ampera juga berkaitan erat dengan perjalanan panjang Sumatra Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









