Lahan Terbakar 120 Hektare di Banyuasin Disegel, PT SIP Disorot

AKURAT.CO SUMSEL Tim gabungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyegel lahan seluas sekitar 120 hektare yang terbakar di Desa Sungai Rengit dan Sungai Rengit Murni, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Lahan tersebut berada di samping perkebunan PT Swadaya Indopalma (SIP).
Penyegelan ini menjadi sorotan karena kebakaran terjadi di sekitar kawasan perkebunan perusahaan. Selain menelusuri penyebab kebakaran, tim gabungan juga akan mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun pelanggaran dalam pengelolaan lahan tersebut.
Komandan Korem (Danrem) 044/Garuda Dempo (Gapo) Brigjen TNI Khabib Mahfud menduga kebakaran lahan itu terjadi akibat pembakaran atau lahan yang sengaja dibiarkan terbakar. Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan oleh instansi terkait.
Usai penyegelan, Khabib menyoroti kesiapan perusahaan perkebunan dalam mencegah dan menangani karhutla. Menurutnya, perusahaan tidak cukup hanya mengandalkan petugas gabungan ketika kebakaran terjadi, terlebih jika api berada di sekitar wilayah operasionalnya.
Baca Juga: Dituduh Memalak Kendaraan, Jukir di Palembang Diduga Dikeroyok hingga Tangan Patah
“Lahan seluas 120 hektare ini kita segel karena diduga akibat dibakar atau sengaja dibiarkan terbakar. Ini perlu ditelusuri lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya dan siapa yang harus bertanggung jawab,” kata Khabib Mahfud.
Khabib menyebut PT SIP memiliki lahan perkebunan sekitar 6.000 hektare. Dengan luasan tersebut, perusahaan dinilai semestinya memiliki personel dan peralatan pemadam kebakaran yang memadai untuk mengantisipasi munculnya titik api maupun mencegah kebakaran meluas.
Ia bahkan menyoroti kebutuhan sedikitnya tiga regu pemadam kebakaran yang dilengkapi peralatan pendukung untuk menangani kebakaran di area perkebunan tersebut.
“Kalau perusahaan memiliki lahan sekitar 6.000 hektare, seharusnya memiliki tiga regu pemadam kebakaran yang dilengkapi peralatan. Tanggung jawab terhadap pencegahan dan penanganan kebakaran di wilayah perusahaan harus benar-benar dijalankan,” ujarnya.
Tak hanya soal kesiapan personel, Khabib juga menyayangkan dugaan tidak adanya bantuan pemadaman dari pihak perusahaan ketika kebakaran terjadi di lahan yang berdekatan dengan perkebunannya.
Padahal, keterlibatan perusahaan dinilai penting untuk mempercepat penanganan api dan mencegah kebakaran merembet ke area lain. Terlebih, kebakaran dengan luasan mencapai sekitar 120 hektare membutuhkan penanganan serius agar tidak semakin meluas.
Penyegelan lahan tersebut kini menjadi bagian dari proses penelusuran lebih lanjut. Penyebab pasti kebakaran, pihak yang bertanggung jawab, serta ada atau tidaknya pelanggaran masih menunggu hasil pemeriksaan instansi berwenang.
Hingga informasi ini disusun, belum ada keterangan mengenai tanggapan pihak PT Swadaya Indopalma atas penyegelan lahan dan sorotan terhadap kesiapan penanganan karhutla tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









