Kabut Asap Belum Reda, PJJ Siswa TK hingga SMP di Palembang Berlanjut

AKURAT.CO SUMSEL Pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa TK hingga SMP di Kota Palembang, Sumatera Selatan, masih berlanjut.
Pemerintah kota belum menetapkan waktu dimulainya kembali pembelajaran tatap muka karena kualitas udara masih berada pada kategori sangat tidak sehat.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, kondisi udara dan kesehatan masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kelanjutan PJJ.
Menurutnya, Pemkot Palembang terus memantau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) serta perkembangan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
"Untuk PJJ ini kita akan terus evaluasi. Kalau ISPU dan kondisi ISPA sudah membaik, baru kita pertimbangkan untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka," kata Ratu Dewa, Seni (14/9/2026).
Ia memastikan pembelajaran tetap berlangsung meski siswa tidak datang ke sekolah. Kegiatan belajar dilakukan dari rumah dengan menyesuaikan kondisi peserta didik.
Baca Juga: Lupa Kunci Pintu Mobil, Tas Berisi iPhone 16 Pro dan Barang Berharga Rp27 Juta Raib
Ratu Dewa menegaskan, keputusan tersebut diambil untuk mengurangi risiko paparan udara buruk terhadap anak-anak.
"Kesehatan anak-anak kita adalah yang utama. Kita lihat perkembangan ISPU setiap hari dan juga perkembangan ISPA. Kalau kondisi udara sudah stabil dan aman, tentu pembelajaran tatap muka akan kita evaluasi kembali," ujarnya.
Kondisi kualitas udara Palembang hingga Minggu pagi masih menjadi perhatian. Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis mengatakan, kualitas udara sempat berada pada level merah atau kategori sangat tidak sehat.
Kondisi tersebut terjadi sejak tengah malam hingga pagi dan masih berfluktuasi.
"Iya, sejak tengah malam hingga pagi ini, kondisi udara masih fluktuatif. Sempat merah kemudian kuning, namun merah lagi pagi ini," kata Wandayantolis.
Berdasarkan hasil pemantauan, konsentrasi PM2.5 sempat mencapai 213,1 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 02.00 WIB.
Angka tersebut kemudian menurun pada pagi hari. Pada pukul 07.00 WIB, PM2.5 tercatat 176,2 µg/m³, kemudian menjadi 170,1 µg/m³ pada pukul 08.00 WIB.
Meski terjadi penurunan, kondisi udara Palembang masih masuk kategori sangat tidak sehat.
Masyarakat pun diimbau memperhatikan perkembangan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Penggunaan masker juga dianjurkan, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.
Dengan kondisi tersebut, Pemkot Palembang masih mempertahankan PJJ sembari menunggu kualitas udara dan kondisi kesehatan masyarakat membaik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









