Sumsel

Prabowo-Putin Bakal Bertemu di Vladivostok, Ada Agenda Khusus di Tengah Forum Ekonomi Timur

Kurnia | 31 Agustus 2026, 12:00 WIB
Prabowo-Putin Bakal Bertemu di Vladivostok, Ada Agenda Khusus di Tengah Forum Ekonomi Timur
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin foto bersama dalam pertemuan di Moskow, pada April 2026. - Foto: Setpres

AKURAT.CO SUMSEL Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis, 3 September 2026.

Pertemuan ini berlangsung di sela agenda Eastern Economic Forum (EEF) yang mempertemukan sejumlah pemimpin dan pejabat tinggi dari kawasan.

Informasi mengenai agenda tersebut disampaikan Penasihat Kebijakan Luar Negeri Kremlin, Yury Ushakov. Ia mengatakan pertemuan Prabowo dan Putin akan digelar dalam format business breakfast sebelum sesi pleno EEF dimulai.

Pertemuan dengan format sarapan bisnis tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam kunjungan Prabowo ke Rusia kali ini.

Lawatan Prabowo ke Rusia bukan merupakan kunjungan pertamanya pada tahun ini. Kunjungan pada September 2026 menjadi kunjungan kedua Prabowo ke Rusia sepanjang 2026.

Pertemuan di Vladivostok juga menambah intensitas komunikasi antara kedua kepala negara. Kremlin mencatat agenda tersebut sebagai kontak keenam antara Prabowo dan Putin.

Ushakov menilai hubungan Indonesia dan Rusia memiliki posisi strategis. Indonesia disebut sebagai salah satu mitra penting Rusia di kawasan Asia-Pasifik, terutama karena perannya di ASEAN dan keterlibatannya dalam kelompok negara-negara Global South.

Baca Juga: Pesan WhatsApp Tiba-Tiba Dihapus? 5 Cara Ini Bisa Membantu Menelusuri Jejaknya

Posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia juga dinilai memberikan dimensi strategis tersendiri dalam hubungan kedua negara.

Agenda Prabowo di Vladivostok tidak berhenti pada pertemuan bilateral dengan Putin.

Presiden Indonesia tersebut juga dijadwalkan memberikan pidato dalam sesi pleno Eastern Economic Forum. Forum ini menjadi salah satu panggung penting Rusia untuk membahas kerja sama ekonomi dan hubungan dengan negara-negara mitra.

Sejumlah pejabat tinggi dari negara lain juga dijadwalkan hadir dalam forum tersebut.

Di antaranya Perdana Menteri Mongolia Nyam-Osoryn Uchral, Wakil Presiden Myanmar Nyo Saw, serta Wakil Perdana Menteri China Ding Xuexiang.

Kehadiran para pemimpin dan pejabat tinggi tersebut membuat pertemuan EEF tahun ini menjadi momentum penting bagi Rusia untuk memperkuat hubungan ekonomi dan diplomatik dengan negara-negara Asia.

Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok menjadi sorotan karena berlangsung ketika hubungan Indonesia-Rusia terus mendapat perhatian dalam kebijakan luar negeri Jakarta.

Bagi Indonesia, pertemuan tingkat tinggi tersebut dapat menjadi ruang untuk membahas berbagai kepentingan bilateral sekaligus memperluas kerja sama dengan Rusia.

Sementara bagi Moskow, hubungan dengan Indonesia memiliki nilai strategis karena posisi Jakarta yang berpengaruh di ASEAN serta perannya dalam Global South.

Dengan agenda bilateral dan keterlibatan dalam forum ekonomi regional, kunjungan Prabowo ke Vladivostok diperkirakan menjadi salah satu agenda diplomasi luar negeri yang menarik perhatian pada awal September 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia