Ini Penyebab, Harga Kopi Melonjak Meski Produktivitas Kopi di Sumsel Menurun

AKURAT.CO SUMSEL Produksi kopi petani di Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami penurunan signifikan akibat cuaca yang masih dalam musim penghujan. Situasi ini berdampak pada lonjakan harga kopi di pasaran.
Ketua Dewan Kopi Sumsel, M Zain Ismed mengatakan bahwa penurunan produksi kopi dipengaruhi oleh kondisi iklim yang tidak menentu.
"Tetapi turunnya produksi kopi membawa dampak positif terhadap harga kopi yang melonjak tajam," ujarnya, Selasa (27/2/2024).
Faktor lain yang turut menyumbang terhadap kenaikan harga adalah berkurangnya pasokan kopi dari tahun sebelumnya, sementara permintaan global terus meningkat.
Baca Juga: Cerita Lika-Liku Adyos dengan Bisnis Kedai Kopi nya di Palembang
"Kualitas kopi di beberapa daerah semakin membaik karena pelatihan paska panen yang rutin dilakukan, seperti di Pagar Alam, Semendo, dan Lahat," ungkap Zain Ismed.
Zain menambahkan bahwa kenaikan harga kopi saat ini disebabkan oleh mekanisme pasar, di mana penurunan pasokan kopi dunia dan peningkatan konsumsi secara global menjadi pemicu utama.
Berbeda dengan kenaikan harga pada tahun 1998 yang dipicu oleh krisis ekonomi dan kenaikan kurs US Dollar.
“Faktor utama yang menyebabkan produktivitas kopi menurun adalah cuaca,” katanya.
Tingginya harga kopi tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia. Negara produsen kopi terbesar, Brazil, mengalami musim dingin ekstrim, menyebabkan matinya banyak pohon kopi karena membeku.
Hal serupa terjadi di beberapa negara produsen kopi lainnya, seperti Columbia. Di sisi lain, di beberapa negara Asia, termasuk Indonesia, mengalami peningkatan suhu panas dan cuaca tidak menentu.
"Kami mengimbau para petani kopi untuk tetap menjaga kesuburan tanah dengan menyediakan air yang cukup, sehingga produktivitas dapat dijaga bahkan ditingkatkan," tutupnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 2Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 3Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 4Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 7Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 85 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







