Duel Lawan Buaya, Lansia di Sematang Borang Palembang Selamat Usai Pukul Predator Pakai Gayung

AKURAT.CO SUMSEL Aksi heroik dilakukan oleh Hasan (70), seorang warga Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang. Lansia ini berhasil lolos dari maut setelah melakukan perlawanan sengit saat diserang seekor buaya muara berukuran dua meter pada Rabu (5/2/2026) sore.
Meski berhasil menyelamatkan diri, korban harus menjalani perawatan medis intensif akibat luka robek serius di kaki kirinya yang memerlukan 25 jahitan.
Lurah Suka Mulya, Ilham Wahyuni, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di pinggir sungai yang tak jauh dari kediaman korban. Peristiwa bermula saat Hasan, yang sehari-hari bekerja sebagai petani, hendak membersihkan kakinya di sungai setelah menginjak kotoran sapi.
"Saat sedang mencuci kaki di pinggir sungai, tiba-tiba seekor buaya langsung menyambar dan menggigit kaki kiri Pak Hasan," ujar Ilham saat dikonfirmasi pada Sabtu (7/2/2026).
Dalam kondisi terdesak dan kaki dalam cengkeraman rahang buaya, Hasan tidak menyerah. Ia secara spontan meraih gayung air yang berada di perahu miliknya di dekat lokasi kejadian. Lansia tersebut kemudian memukul kepala buaya berulang kali menggunakan gayung hingga predator itu melepaskan gigitannya.
Baca Juga: Sumsel United Tambah Amunisi Jelang Putaran Ketiga Liga Championship, 3 Pemain Baru Resmi Bergabung
"Beruntung ada gayung di perahunya. Alat itu digunakan untuk memukul buaya sampai gigitannya lepas. Pak Hasan selamat, meski kakinya menderita luka robek yang cukup dalam," tambah Ilham.
Merespons kejadian tersebut, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan dan dinas terkait. Petugas telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemantauan dan upaya penangkapan, meski hingga kini buaya tersebut belum berhasil diamankan karena kendala medan.
Pihak pemerintah setempat mencatat bahwa laporan kemunculan buaya di wilayah Suka Mulya pernah terjadi pada tahun 2023. Namun, baru kali ini kemunculan predator tersebut memakan korban luka.
Sebagai langkah antisipasi, pihak Kelurahan dan Kecamatan Sematang Borang telah memasang papan peringatan di sepanjang tepian sungai. Masyarakat diimbau untuk sementara waktu menjauhi area sungai atau setidaknya meningkatkan kewaspadaan ekstra saat beraktivitas di dekat air.
"Papan peringatan sudah kami pasang di titik-titik rawan. Kami meminta warga untuk sangat berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tegas Ilham.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









