Sumsel

7 Langkah yang Harus Dilakukan agar Tubuh Tidak Tumbang Saat Cuaca Kemarau

Kurnia | 14 September 2026, 10:00 WIB
7 Langkah yang Harus Dilakukan agar Tubuh Tidak Tumbang Saat Cuaca Kemarau

AKURAT.CO SUMSEL Cuaca kemarau identik dengan suhu panas, udara yang lebih kering, serta paparan sinar matahari yang cukup tinggi.

Kondisi tersebut dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan dan berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan jika tidak diantisipasi dengan baik.

Pada kondisi panas, tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat untuk menjaga suhu tetap stabil.

Jika cairan yang hilang tidak segera digantikan, seseorang dapat mengalami dehidrasi yang ditandai dengan rasa haus, tubuh lemas, pusing hingga sulit berkonsentrasi.

Agar tubuh tetap bugar dan tidak mudah tumbang selama cuaca kemarau, berikut sejumlah langkah yang bisa dilakukan.

1. Perbanyak Minum Air Putih

Langkah paling penting untuk menjaga tubuh tetap fit saat cuaca panas adalah memastikan kebutuhan cairan terpenuhi.

Baca Juga: Pemerintah dan Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

Jangan menunggu sampai merasa sangat haus untuk minum. Biasakan mengonsumsi air secara berkala, terutama ketika banyak beraktivitas di luar ruangan atau mengeluarkan banyak keringat.

2. Batasi Aktivitas di Bawah Terik Matahari

Paparan panas berlebihan dapat membuat tubuh lebih cepat lelah. Jika memungkinkan, hindari aktivitas berat di luar ruangan ketika matahari sedang terik.

Apabila harus beraktivitas di luar, usahakan mencari tempat teduh dan beristirahat secara berkala.

3. Gunakan Pakaian yang Nyaman

Pakaian juga berpengaruh terhadap kemampuan tubuh menghadapi cuaca panas. Pilih pakaian yang ringan, longgar dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Warna pakaian yang lebih terang juga dapat menjadi pilihan ketika harus beraktivitas di bawah sinar matahari.

4. Konsumsi Buah dan Sayuran

Selain air putih, kebutuhan cairan juga dapat dibantu melalui konsumsi makanan yang memiliki kandungan air tinggi.

Buah dan sayuran dapat menjadi pilihan untuk melengkapi asupan harian. Pastikan pula pola makan tetap seimbang agar tubuh mendapatkan energi dan nutrisi yang dibutuhkan.

5. Jangan Abaikan Waktu Istirahat

Aktivitas yang padat ditambah suhu panas dapat membuat tubuh lebih cepat mengalami kelelahan. Karena itu, pastikan waktu tidur dan istirahat tetap cukup.

Jika tubuh mulai terasa lemas, pusing atau tidak nyaman setelah beraktivitas di tengah cuaca panas, segera berhenti dan beristirahat di tempat yang sejuk.

6. Kurangi Minuman yang Membuat Tubuh Mudah Kehilangan Cairan

Saat cuaca panas, air putih sebaiknya menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan. Konsumsi minuman berkafein atau minuman tinggi gula secara berlebihan sebaiknya dihindari.

Yang terpenting adalah memastikan tubuh tetap mendapatkan cairan yang cukup sepanjang hari.

7. Kenali Tanda Tubuh Mulai Kepanasan

Jangan mengabaikan tanda-tanda tubuh mulai mengalami masalah akibat panas. Rasa pusing, lemas, sakit kepala, mual, keringat berlebihan atau tubuh terasa sangat haus dapat menjadi tanda bahwa tubuh membutuhkan istirahat dan cairan.

Jika muncul gejala yang berat, memburuk, atau tidak membaik setelah beristirahat dan mendinginkan tubuh, segera cari pertolongan medis.

Tetap Waspada Saat Cuaca Panas

Menjaga kondisi tubuh selama musim kemarau pada dasarnya dapat dimulai dari kebiasaan sederhana.

Memenuhi kebutuhan cairan, mengatur aktivitas, menjaga pola makan dan cukup beristirahat dapat membantu tubuh menghadapi kondisi panas dengan lebih baik.

Baca Juga: Cek Bansos Kemensos September 2026, BPNT Rp600 000 Siap Cair

Namun, setiap orang dapat memiliki kondisi kesehatan yang berbeda. Jika memiliki penyakit tertentu atau mengalami keluhan setelah terpapar panas, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia